Aku belum sempatkan diri usap keringatmu,
Aku belum sempatkan diri topang letihmu,
Aku belum sempat apa – apa.
Aku yang belum bisa buatmu tersenyum,
Aku yang belum bisa buatmu bangga,
Aku yang belum bisa apa – apa.
Walau aku tahu kau lelah,
Walau aku tahu kau butuh istirahat,
Tapi bukan di situ,
Bukan dengan cara seperti itu,
Bukan dengan tertidur seperti itu.
Tuhan, ini hanya mimpi burukku khan ?
Mimpi buruk yang masih bisa aku perbaiki,
Mimpi buruk yang hanya hadir di sore itu,
Mimpi buruk yang hanya sebentar saja.
Mimpi buruk yang hanya sebentar saja.
Tapi, ternyata Tidak!!
03.05, Jumat sore itu,
Di pelukan anak yang belum sempat apa - apa,
Diiringi adzan ashar sore itu,
Kau tinggalkan kami semua,
Semua untuk selamanya.
Tuhan..
Terlalu cepat Kau panggil dia,
Terlalu cepat Kau buatku sendiri,
Terlalu cepat, Tuhan…
Aku masih rindu,
Aku belum bisa apa - apa,
Aku belum bisa apa - apa,
Aku masih ingin bersama,
Bersama Bapa…
......***......
Untuk Pahlawan Terbaik dalam hidup.
Selamat Jalan, Bapa...
Selamat Jalan Pahlawan Terbaik...
Bapa yang tenang di alam sana.
Andy sayangimu selamanya.
Dan pelukan terakhir itu........
Akan jadi motivator terbaik sepanjang hidup.
Selamat tinggal (We love you my father you’ll always in my heart)
Tidur yang lelap (Even now and forever you'll be my hero)
Mimpi yang indah (Hope God give you heaven, may God be with you)
Selamat jalan, Bapa..
Dan pelukan terakhir itu........
Akan jadi motivator terbaik sepanjang hidup.
Selamat tinggal (We love you my father you’ll always in my heart)
Tidur yang lelap (Even now and forever you'll be my hero)
Mimpi yang indah (Hope God give you heaven, may God be with you)
Selamat jalan, Bapa..
Art By.



1 komentar:
Rhime in Peace..
Posting Komentar